Mutidimensional Scaling Part 4

Posted on

Sampai juga kita pada bagian akhir multidimensional scaling. Bagian ini akan menjelaskan sedikit tentang output yang dihasilkan oleh tools ini. MDS akan mengeluarkan output berupa nilai dan chart. Semuanya mencerminkan skala yang baik sampai buruk dengan tingkat keberlanjutan tertentu.

Nilai Stress dan Squared Correlation (RSQ)

Goodness of fit dari hasil multidimensional scaling ditunjukkan pada nilai stress dan squared correlation (RSQ) di sheet RapAnalysis.

Nilai stress pada latihan kali ini adalah 0.148141 dengan nilai RSQ sebesar 0.939709. Model yang baik ditunjukkan dengan nilai S-Stress yang lebih kecil dari 0.25 dan RSQ yang mendekati 1. Jika dilihat dari hasil nilai stress dan RSQ, maka dapat dikatakan bahwa hasil MDS pada latihan ini merupakan model baik dan dapat merepresentasikan permasalahan yang sedang dibahas.

Index dan Status keberlanjutan

Pada sheet ini juga ditunjukkan chart rapfish ordination yang menggambarkan posisi ketiga fisheries yang kita proses.

Gambar lingkaran merupakan anchor atau batas. Kita bisa lihat bahwa semakin kekanan nilai yang diperoleh maka semakin good. Kita bisa memperoleh koordinat tersebut di bagian yang diarsir atau pada kolom H

Pada hasil tersebut kita memperoleh data index sebagai berikut:

Kab A    : 47.48616

Kab B     : 53.15384

Kab C     : 46.82169

Adapun kategori index dan status keberlanjutan dapat kita nilai dengan keterangan sebagai berikut:

Nilai Index 0.00 – 25.00 kategori buruk : tidak berkelanjutan

Nilai Index 25.01 – 50.00 kategori kurang: kurang berkelanjutan

Nilai Index 50.01 – 75.00 kategori cukup : cukup berkelanjutan

Nilai index 75.01 – 100.00 kategori baik : sangat berkelanjutan

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa kab A memiliki kategori kurang, Kab B memiliki kategori cukup, Kab C memiliki kategori kurang.

Leverage of Attributes/analisis kepekaan

leverage

Beranjak ke sheet sebelahnya, leverageAttributes. Sheet ini berisi variabel-variabel atau atribut atribut yang kuat mempengaruhi kategori penilaian ketiga fisheries atau dalam hal ini penilaian kurang cukup atau baik dari ketiga kabupaten. Bisa dikatakan bahwa jika kab C ingin memperbaiki index sehingga bisa menjadi kategori cukup atau baik, maka variabel leverage inilah yang bisa digunakan untuk mempercepat peningkatan nilai index.

Pada gambar diatas, terlihat bahwa variabel 5 merupakan variabel yang paling berpengaruh untuk meningkatkan index dibandingkan variabel lainnya. Kemudian disusul dibawahnya adalah var4, var3, dan var6. Keempat variabel tersebut dikatakan sebagai variabel pengungkit kategori kawasan cabai dari ketiga kabupaten yang kita proses di latihan ini sejak part 1, part 2, dan part 3 sebelumnya.

Keempat variabel ini bisa diproses lebih lanjut untuk menghasilkan kebijakan dengan menggunakan PPA (Participatory Prospective Analysis) yang secara umum dan kualitatif menggambarkan hubungan satu variabel dan variabel lain sehingga dapat diketahui variabel mana yang lebih baik untuk dilakukan sehingga tidak mengganggu keseimbangan variabel lain tetapi langsung berpengaruh terhadap peningkatan index. Insya Allah suatu saat saya akan membahas PPA secara terpisah.

Monte Carlo

Pada sheet montecarlo kita menjumpai repitisi atau pengulangan algoritma. Pengulangan ini dimaksudkan untuk menilai apakah hasil keluaran MDS ini dapat berkelanjutan atau tidak. Jika digambarkan sebagai sebuah pengungkit, leverage ini menentukan panjang pengungkit. semakin panjang pengungkit maka semakin mudah menaikkan nilai indek. sedangkan montecarlo ini digambarkankan seberapa kuat alat pengungkut tersebut. Jika pengungkit itu panjang dan kuat, terbuat dari besi atau baja, maka bisa dipastikan alat pengungkit tersebut merupakan alat yang tepat untuk menaikkan nilai indeks. Begitupun sebaliknya..

Lalu dimanakah nilai montecarlonya? Ada di kolom A untuk Kabubaten A, kolom B untuk Kab B, dan Kolom C untuk kabupaten C. jika anda menggunakan fisheries lebih dari 3 maka kolomnya pun lebih dari C (menyesuaikan jumlah fisheries).

Pada kolom A untuk kabupten A terdapat 10 baris. 5 baris pertama merupakan koordinat Y, dan 5 baris berikutnya merupakan koordinat X di grafik montecarlo. Kita mengambil nilai Y saja kemudian kita mencari nilai rata-ratanya. Setelah itu kita bandingkan dengan nilai MDS.

Hasil selisih antara monetcarlo dan MDS ini mencerminkan status keberlanjutan. Nilai selisih < 1 menunjukkan bahwa nilai status indeks keberlanjutan pada selang kepercayaan sesuai nilai RSQ didapat hasil yang tidak banyak mengalami perbedaan. Kecilnya indeks keberlanjutan antara kedua metode tersebut mengindikasikan bahwa (1) kesalahan dalam pembuatan skor setiap atribut relatif kecil, (2) ragam pemberian skor setiap atribut relatif kecil, (3) proses analisis yang dilakukan secara berulang ulang stabil, (4) kesalahan pemasukan data data yang hilang dapat dihindari.

Kita bisa mengambil kesimpulan dari ketiga kabupaten tersebut, hanya kabupaten B yang memiliki kepastian atau keberlanjutan sebagai kawasan cabai. Sedangkan kab A dan C memiliki selisih lebih dari 1 sehingga dikatakan tidak berlanjut atau terjadi kesalahan proses data seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Berakhir sudah materi MDS saya himpun, semoga dapat bermanfaat. Artikel ini memang menitikberatkan pada langkah per langkah yang perlu anda lalui, bukan sebagai referensi pustaka. Referensi pustaka bisa anda cari dengan mesin pencari dan mendapatkan artikel ilmiah yang berkualitas. Jika anda menggunakan tools ini dan berhasil membuat pengkajian, saya senang sekali  jika anda tidak keberatan berbagi kabar dengan saya.

Terima Kasih telah berkunjung, jangan lupa kunjungi channel youtube tentang MDS dan subscribe ya…

Gravatar Image
Peneliti bidang sosial ekonomi pertanian. Pernah bekerja di bidang supply chain. Detil info silahkan kunjungi laman about me.

24 thoughts on “Mutidimensional Scaling Part 4

  1. Terimakasih atas tutorialnya pak. pertanyaan: kenapa ketika klik run monte carlo kadang2 eror kadang bisa. bahkan excell rapfish bawaannya ketika colom letter 1st attribute dari D diganti O atau Z, run montecarlo nya eror. mohon penjelasannya. terimakasih

    1. Maaf baru balas. Ambon sedang gempa jadi tidak bisa online. Terkait montecarlo bisa diatasi dengan mengurangi nilai pengulangan. Sedangkan terkait dengan error saat mengubah coloum letter first attribut saya belum pernah menjumpai masalah seperti demikian. Terima kasih

  2. terimakasih pak mengenai tutorialnya. Punya kendala di aplikasi Rapfish nya, kadang eror pas klik run montecarlo, kadang bisa (Lebih sering eror). Itu pun terjadi di rapfish excell bawaannya, ketika saya mengganti kolom D ke O atau Z, run montecarlo nya gak bisa. mohon penjelasannya. Terimakasih.

  3. terimakasih pak mengenai tutorialnya. Punya kendala di aplikasi Rapfish nya, kadang eror pas klik run montecarlo, kadang bisa (Lebih sering eror). Itu pun terjadi di rapfish excell bawaannya, ketika saya mengganti kolom D ke O atau Z, run montecarlo nya gak bisa. mohon penjelasannya. Terimakasih.

  4. Terimakasih untuk penjelasannya Pak 🙂
    Ada yang ingin saya tanyakan tentang MDS Pak
    Bagaimana mencari nilai status keberlanjutan secara multidimensi (Kab.A, Kab.B dan Kab.C)

    Terimakasih sebelumnya Bapak 🙂

  5. Maaf pak mau nanya kalo saya run dari aplikasi r apa bisa dilihat nilai stress dan rsq nya? Karena saya tidak bisa menjalankan rapfish yg di excel pak. Kall bisa gimana caranya ya pak? Karena resultnya hanya berupa kordinat x dan y? Begitu juga dengan nilai keberlanjutannya. Hasilnya tidak dalam bentuk angka pas sesuai gambar melainkan hanya dalam kordinat x dan y. Caranya bagaimana ya pak

    1. iya mbak, saya maafkan
      nilai stress dan RSQ memang tidak disediakan di aplikasi R mbk. jika keberlanjutan dan leveragenya ada kok hasilnya di aplikasi R. coba baca baik2 artikel saya.. tentang leverage sendiri saya bahas di artikel khusus. klo ada kendala dengan excell silahkan hub lewat WA atau form contact me. banyak kok yang sudah dibantu. terima kasih

  6. mbak saya sudah mendownlod aplikasi rapfish, tapi gimana cara instalnya mbak. Sudah dicoba tapi kok ngk bisa. mohon bantuannya

  7. maaf pak, kalau atribut saya hanya ada 7 atau 6 bagaimana cara menguranginya ya pak? apalagi pada rumus algoritmanya. mohon pencerahan, terimakasihhh banyak

    1. Atribut dan algoritmanya bisa disesuaikan mbk. Atributnya ya tinggal di delete. Kemudian algoritmanya menyesuaikan. Perhatikan polanya… jadi tinggal main copy paste nilai min dan maxnya saja.

  8. Mau tanya pa.. bagaimana caranya apabila atributnya lebih dr 10.. kebetulan penelitian saya ada dimensi yg atributnya 17..mohon penjelasannya..sebelumya trmksh pa

    1. Beberapa cara bisa dilakukan:
      1. Running mds nya tiap satu dimensi saja. Jadi 17 atributnya nanti bisa tercover.
      2. Memecah dimensi yang besar itu menjadi 2 dimensi.
      3. Perhatikan lagi atribut atribut tersebut. Apabila ada atribut yang mewakili keadaan yang sama, maka cukup pilih atribut yang mewakili. Misalnya atribut produksi, lahan dan produktivitas. Padahal produktivitas = produksi / lahan.

      Silahkan dipilih mana yang bisa digunakan dr ketiga tersebut. Terima kasih

      1. terima kasih banyak pa atas sarannya… namun saya mau tanya lagi pa seandainya saya menambah kolom lebih dari 10 bagaimana mengisi Algoritmanya, sebelumnya terima kasih pa.

        1. Silahkan ditambah kolom kekanan. Nanti bentuk anchornya ttp menyesuaikan. Patokannya dibagi 2. Dengan bentuk setiap baris selalu berkurang 1 kolom kebawah. Terus kebawah.

          Jumlah baris pun nanti menyesuaikan dan isian row dan kolom di mds pun menyesuaikan. Terima kasih

      2. Terima kasih banyak pa atas masukkan. pa saya mau tanya lagi apabila kita menambahkan kolom untuk menambah atribut lebih dari 10.. bagiaman mengisi Algoritma nya.. itu yang membingungkan saya pa.. sebelumnya terima kasih banyak pa.

  9. Terima kasih atas tutorial belajar rapfishnya.
    Ada sedikit pertanyaan, :
    1. Apakah software rapfish excell ini free sehingga hasil analisisnya dapat dipublikasikan walau sumber file excellnya saya dapatkan dari link google drive yang di tautkan di part 1? saya coba cari file excell di website rapfish tapi tidak ada. (hanya ada file rapfish R)
    2. bagaimana menentukan jumlah anchor? saya sudah coba dengan mengikuti pola anchor contoh, yang saya dapatkan untuk 6 variabel jumlah anchor hanya 8, apa sudah benar?

    1. 1. rapfish ini sifatnya adalah addins atau tambahan fitur di excell. jadi resmi atau tidaknya tergantung dari microsoft excell yang anda miliki.jika excellnya asli, tentu hasilnya dapat dupublikasikan.

      2. saya tidak menjumpai rumus banyaknya anchor. jika pengisian rapfish disertai nilai min max nya sudah benar, maka dpt dipastikan anchornya sudah sesuai. bgitupun jika kita menggunakan rapfish di R. tidak ada perhitungan khusus berapa anchornya.

      terima kasih

      1. terima kasih atas jawabannya.. mau bertanya lagi, arti nilai down up pada grafik hasil analisis rapfish? apa bedanya jika hasilnya good tapi berada di y negatif (down) dengan yang di y positif (up)?

        1. Up dan down menunjukka status saat ini nilai variabel tersebut apakah naik atau turun.
          Artinya jika nilai bad tapi up, nilai tersebut tdk berkelanjutan, tapi nilainya mengalami kenaikan dibandingkan titik lainnya. Nanti akan lbh terlihat di leveragenya.
          Sedangkan penilaian keberlangsungan atau tidak ditunjukkan bad atau good dari sumbu x. Maaf baru balas..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *