Multidimensional Scaling Part 1

Posted on

Tahun lalu, saya berkenalan dengan tools Multi Dimensional Scale (MDS). Sebuah ilmu yang menurut saya pantas untuk di tulis agar tidak lupa dan bisa digunakan suatu saat, terutama langkah tutorialnya agar software tersebut bisa berjalan dengan baik. Karena pada saat pelatihan tersebut, saya dan beberapa teman teman mengalami kendala bahwa software tersebut tidak bisa berjalan dengan baik dan bahkan pemberi materinya pun bingung. Alhasil sampai rumah karena penasaran masih juga utak atik software ini sehingga berhasil dengan bantuan mesin pencari. Karena bahan dimesin pencari masih terpencar dan begitu saya ketik kata kunci masih sedikit sekali yang membahas materi ini, jadi saya coba untuk mengekstrak hasil pelatihan tersebut sehingga bisa bermanfaat bagi yang lainnya.

Pengertian MDS

Multidimensional Scaling (MDS) merupakan salah satu metode statistik yang dapat digunakan untuk menganalisis pengaruh beberapa variabel terhadap variabel lainnya dalam waktu bersamaan. Itu kalimat resminya, jika saya sendiri berpendapat bahwa MDS sesuai deskripsinya, merupakan penskalaan ganda. Ibarat kita membuat kuadran yang pada umumnya hanya X dan Y, pada MDS ini kita bisa menggunakan beberapa variabel untuk bisa memposisikan subjek tertentu sehingga kita bisa mengkategorikan subjek tersebut baik, cukup, atau buruk, dan bisa membandingkan satu subjek dengan subjek lainnya.

Misal: kita ingin mengetahui potensi pengembangan cabe  (saya ingetnya langsung cabe) di kabupaten A, B, dan C. maka variabel variabel yang mendukung dikumpulkan dan bisa dikelompokkan dalam 4 kategori misalnya dukungan infrastruktur, kinerja pemerintah daerah, potensi sumberdaya, dan Pengambangan agribisnis. Semua variabel masuk sesuai kategori dan kemudian secara bersama sama mempetakan ketiga kabupaten tersebut.

Hasil Akhir MDS

Hasil akhir MDS yang diharapkan adalah : kita dapat mengetahui manakah kabupaten dari ketiga kabupaten tersebut yang lebih sesuai untuk pengembangan cabe. Ketiga kabupaten bisa dikategorikan baik, cukup, atau kurang untuk pengembangan cabe.

Beberapa tools penting di MDS adalah : laverage, monte carlo, dan nilai stress atau koefisien determinasi. Hasil laverage nantinya menunjukkan variabel variabel mana yang dinilai berpengaruh kuat untuk meningkatkan status akhir. Misalnya kabupaten A memiliki hasil akhir cukup. Dan variabel luas lahan masuk dalam variabel laverage. Berarti variabel lahan menjadi variabel pengungkit agar kabupaten A tersebut bisa naik statusnya menjadi baik.

Monte carlo, digunakan untuk mengetahui tingkat keakuratan hasil. Hal ini bisa dijelaskan karena monte carlo merupakan analisis yang bertujuan untuk mengukur sensivitas yang telah dipadukan menjadi satu dalam software tersebut. Nantinya selisih antara MDS dan montecarlo akan menunjukkan selang kepercayaan dari hasil output software tersebut. Jika selisih MDS dan monte carlo <1, maka indeks keberlanjutan yang diperoleh berada diatas 90 persen.

S Stress dan determinasi / R squared digunakan untuk mengetahui apakah output MDS tersebut sudah cukup baik untuk merepresentasikan bauran variable yang digunakan. Bedanya, nilai stress dikatakan baik jika nilainya semakin kecil atau mendekati 0, sedangkan R squared dikatakan baik jika nilainya semakin besar atau mendekati 1.

Ok, saya tidak akan banyak berteori karena niat utamanya adalah untuk menuntun atau memberikan tutorial penggunaannya.

Sebelum kita mulai install aplikasinya, ada yang perlu disiapkan. Yakni mengaktivkan macro di excell.

Langkahnya sebagai berikut:

Buka Microsoft Excell. Saya menggunakan excell 2010.

Pilih file – option

Pilih tab trust center – trust center setting

Pilih Macro setting, kemudian check list enable all macros dan trust access to the VBA project object model. Klik OK

Setelah macro kita setting enable, kita sudah siap untuk install MDS-nya.

Langkah pertama adalah download dan install aplikasinya. bisa download disini, atau di situsnya langsung biar lebih update.

Extract dalam satu folder khusus. Folder kita rename misalnya latihan.

Didalam folder tersebut ada file-file seperti gambar dibawah ini. Biarkan file tersebut tetap dalam satu folder. Memindahkan sebagian file bisa menyebabkan software tidak bisa berjalan dengan baik.

Buka file Rap1_6. Akan terbuka dengan tampilan kosong. Melalui file tersebut, pilih file- – open dan pilih file RedSea folder tempat menyimpan tadi.

 

Pilih file – option.  Kemudian di tab Add-Ins kita klik Go

Klik browse

Kemudian pilih file Rap1_6 di folder tempat penyimpanan tadi

Nanti add-in rapfish akan muncul dengan terchecklist. Klik OK

Kemudian ditampilan excell tab Add-Ins muncul Rapfish dan siap digunakan.

 

OK, saya rasa part 1 nya cukup dahulu sampai disini. Part 2 akan dilanjutkan dengan cara input data dan prosesnya.

Bersambung : Multidimensional Scaling Part2

Jangan lupa subscribe channel youtubenya ya…

Gravatar Image
Peneliti bidang sosial ekonomi pertanian. Pernah bekerja di bidang supply chain. Detil info silahkan kunjungi laman about me.

13 thoughts on “Multidimensional Scaling Part 1

    1. Tentu bagian bawah disesuaikan lagi… sesuai dengan jumlah kolom. Perlu digeser geser lagi. Baik ditambah maupun dikurangi kolomnya, harus disesuaikan lagi. Itu pengaruh di anchornya nanti. Terima kasih

      1. makasih banyak atas reply-nya mas agung,
        apa ada cara untuk pergeseran pasca penambahan kolom agar tidak mempengaruhi anchor nantinya….soalnya petunjuk di you tube hanya ada tutorial untuk mengurangi kolom indikator saja mas…

        1. Perasaan saya belum buat youtubenya pak.. triknya sederhana kok..tinggal ikuti warna saja.. patokannya adalah titik tengah. Kemudian berundak satu persatu ke bawah.

          1. makasih banyak mas agung

            maksud “you tube”, sy yg cari video penjelasan di sana, hanya ada tuk mengurangin kolom indikator namun tuk menambah yg blom ada 🙂

  1. Mas Agung, Bagaimana cara menambahkan tambahan indikator menjadi 12 kolom, jika dilihat di software yang tersedia hanya sampai 10 kolom indikator saja yang disediakan

    terima kasih

  2. pak setelah di add-ins kemudian di pilih rapfish nya tapi tidak timbul rapfish analysis apa yg harus dilakukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *