Category: Pojok Statistik

  • Tehnik Setrika Data Pada Regresi

    Tehnik Setrika Data Pada Regresi

    Regresi identik dengan linear. Hal ini disebabkan karena pola baku dari regresi merupakan pola garis lurus. Dimana Y = a +bx +e.. dengan a sebagai konstanta, b merupakan koefisien yang mencerminkan hubungan variabel x dengan Y dan e adalah error atau variabel luar yang tidak dijelaskan pada model regresi. Permasalahan terjadi saat kita akan meregresikan […]

  • Mutidimensional Scaling Part 4

    Mutidimensional Scaling Part 4

    Sampai juga kita pada bagian akhir multidimensional scaling. Bagian ini akan menjelaskan sedikit tentang output yang dihasilkan oleh tools ini. MDS akan mengeluarkan output berupa nilai dan chart. Semuanya mencerminkan skala yang baik sampai buruk dengan tingkat keberlanjutan tertentu. Nilai Stress dan Squared Correlation (RSQ) Goodness of fit dari hasil multidimensional scaling ditunjukkan pada nilai […]

  • One-Sample T Test – Apa yang lebih kuat dari rata-rata?

    One-Sample T Test – Apa yang lebih kuat dari rata-rata?

    Biasanya jika kita menjumpai data, kita buru-buru mencari tau rata-rata dari perkumpulan data tersebut. Tujuannya tidak lain untuk mencari nilai tengah. Padahal, rata-rata belum tentu mencerminkan nilai tengah dari sebaran data yang kita jumpai. Contoh yang paling konkrit adalah pendapatan perkapita Indonesia. Meskipun pendapatan perkapita sudah jauh dari nilai angka kemiskinan, tapi karena distribusi kekayaan […]

  • Multidimensional Scaling Part 3

    Multidimensional Scaling Part 3

    Setelah anda siap dengan aplikasi dan data, mari kita mulai menggunakan software Multidimensional Scaling. Memang terkesan panjang tutorial ini, namun jika anda tidak mengikutinya dengan baik akan ada error yang menimbulkan anda tidak dapat menggunakan tools ini. Baik, gambar dibawah ini adalah data yang saya miliki, data yang akan saya gunakan sebagai contoh latihan di […]

  • UJI ASUMSI KLASIK PART 2

    UJI ASUMSI KLASIK PART 2

    Setelah sebelumnya saya membahas tentang linearitas dan multikolineritas pada Uji Asumsi Klasik Part 1, kali ini saya akan membahas uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi yang merupakan bagian dari uji asumsi klasik. Sebelum membahas jauh ketiga uji tersebut, saya ingin menjelaskan kembali pentingnya uji asumsi klasik. Uji asumsi klasik adalah uji yang dilakukan sebelum […]

  • Multidimensional Scaling Part 2

    Multidimensional Scaling Part 2

    Jika anda sudah berhasil menginstal sesuai artikel multidimensional scaling part 1, sekarang saya akan memberikan contoh penggunaan software tersebut. Namun perlu diingat, selama proses penggunaannya nanti, jangan memindahkan salah satu file dari folder hasil ekstraknya.Sebelum kita mulai menggunakan software tersebut, kita perlu menyiapkan data terlebih dahulu. Multidimensional Scaling menggunakan data ordinal dan interval. Data ordinal […]

  • Multidimensional Scaling Part 1

    Multidimensional Scaling Part 1

    Tahun lalu, saya berkenalan dengan tools Multi Dimensional Scale (MDS). Sebuah ilmu yang menurut saya pantas untuk di tulis agar tidak lupa dan bisa digunakan suatu saat, terutama langkah tutorialnya agar software tersebut bisa berjalan dengan baik. Karena pada saat pelatihan tersebut, saya dan beberapa teman teman mengalami kendala bahwa software tersebut tidak bisa berjalan […]

  • UJI ASUMSI KLASIK PART 1

    UJI ASUMSI KLASIK PART 1

    Linearitas dan Multikolinearitas Kata kata regresi berganda tentunya sudah tidak asing lagi bagi orang yang berkecimpung di statistik. Dengan melihat hasil komputer berupa uji F dan Uji T kemudian melihat nilai P value, mulailah kita menginterpretasikan hasil komputer tersebut dengan menganalisis topik yang sedang diangkat. Tidak lupa juga peranan R-squared yang mencerminkan model tersebut sudah […]

  • Analitical Hierarchy Proses (AHP) Metode pengambilan keputusan multikriteria.

    Analitical Hierarchy Proses (AHP) Metode pengambilan keputusan multikriteria.

    Metode pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan banyak kriteria, baik kuantitatif maupun kualitatif. AHP mengubah kriteria kualitatif menjadi kriteria kuantitatif. AHP juga memecah persoalan kompleks menjadi beberapa subpersoalan yang lebih sederhana, logis dan disusun menurut hierarki. Tahapan AHP: Mendefinisikan masalah dengan jelas Menganalisis dan memilah-milah masalah menjadi beberapa sub masalah, faktor, kriteria, dan variabel keputusan Menyususn  hierarki […]