Bertanam Terung

Diposting pada
Pernah saya ditanya oleh seorang teman, “saya menanam terung tapi tidak pernah hidup kenapa ya?”. Pertanyaannya cukup singkat tapi sulit dijawab karena sifatnya umum sekali. Setelah ditanya detil, ternyata dia tidak melakukan persemaian sehingga terung tidak tumbuh.
Penasaran dengan cara bertanam terung, saya ubek ubek perpustakaan dan posting disini agar tidak repot jika ada pertanyaan lagi (mudah diakses, dan dibaca).
Berikut ringkasan tahapan bertanam terung :
  1. buat persemaian terlebih dahulu. benih akan tumbuh kira-kira 10 hari
  2. setelah tanaman memiliki daun 4 helai, kira-kira 1.5 bulan, pindahkan ke kebun atau lahan yang telah disediakan
  3. dua minggu kemudian berikan pupuk buatan berupa urea, TSP, KCL, dengan perbandingan 1 : 2 : 1. setiap tanaman berikan kira-kira 12 gram
  4. lakukan pemupukan kembali di umur 1.5 – 2 bulan dari tanam.
  5. lakukan pemeliharaan seperti pencegahan gulma dan OPT
  6. buah bisa dinikmati pada masa 4 bulan setelah tanam.
Gambar Gravatar
Data analyst sekaligus researcher. Pernah mendalami production scheduling dalam manufacture. Melalui blog ini menyalurkan hobi menjadi statistical consulting dan menghimpun statistical process control software.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *